7 Tips Jadi Pesulap Virtual di Masa Karantina

pesulap virtual

Sulap.info – Sudah sekitar dua bulan kita dianjurkan tetap di rumah saja guna menghindari penyebaran virus COVID-19. Sebagai pesulap yang sering tampil di depan khalayak ramai, tentu ini menjadi masa-masa sulit. Tetapi di era digital, semua pasti ada solusinya.

Para pesulap belakangan sedang ramai beralih profesi menjadi ‘pesulap virtual’. Berbagai kegiatan mulai dari menghibur dan mengedukasi penonton, sampai membuat pertunjukan berbayar dilakukan dari rumah masing-masing. Tetapi menampilkan pertunjukan sulap secara virtual, tentu tidak bisa asal-asalan.

Tampil Sebagai Pesulap Virtual

Banyak sudut pandang ‘sensitif’ ketika menampilkan sulap secara langsung di depan kamera. Oleh karena itu demi menyuguhkan pertunjukan yang prima kepada penonton, pertunjukan sulap virtual harus disiapkan secara matang. Dilansir dari VANISH Magazine edisi 70, berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan.

1. Mengatasi Gugup Saat Tampil

Embed from Getty Images

Bagi beberapa pesulap yang baru pertama kali menampilkan pertunjukan sulap virtual, mungkin dia akan merasa gugup. Apalagi ini bukan video Instagram yang bisa diambil berkali-kali untuk mendapatkan hasil terbaik. Penampilanmu ditonton langsung oleh puluhan hingga ratusan pasang mata, jadi wajar kalau merasa gugup.

Ada sebuah tips dari Paul Daniels untuk mengatasi kegugupan tampil di sebuah acara langsung. Meski penonton di rumah berjumlah banyak, anggap saja mereka hanya satu. Buatlah seperti kamu hanya bermain dengan satu orang yang sedang duduk di kursi dan menontonmu dari layar ponsel atau laptop.

2. Gunakan Tampilan Landscape

Embed from Getty Images

Tampilan layar landscape lebih disarankan daripada portrait ketika kamu memainkan sulap virtual secara langsung. Sebagian penonton pasti juga akan lebih nyaman melihat dengan tampilan landscape karena sudut pandangnya luas. Tampilan portrait seperti di live Instagram dinilai kurang efektif untuk banyak permainan.

3. Lihat ke Arah Kamera

Embed from Getty Images

Seringkali terjadi ketika berfoto selfie atau membuat vlog, tatapan mata kamu melihat ke arah layar. Untuk sebuah foto atau video yang tidak interaktif, mungkin itu bukan masalah. Tetapi, pesulap virtual harus melihat ke arah yang benar agar penonton merasa diajak ke dalam permainan.

Jika kamu menggunakan webcam di laptop/komputer atau kamera ponsel, jangan melihat dirimu sendiri di layar, melainkan tatap kamera seperti kamu menatap mata penonton. Hal yang sangat sederhana, tetapi percayalah itu dapat meningkatkan interaksi mereka.

4. Penempatan Kamera dan Sorotan

Embed from Getty Images

Penggunaan kamera eksternal memang efektif untuk menampilkan sulap virtual karena kualitasnya pasti lebih bagus. Tetapi, penempatan kameranya juga harus tepat supaya penonton nyaman melihatnya. Kamu disarankan untuk menempatkan kamera sejajar dengan mata.

Pertanyaannya, bagaimana jika trik sulapnya dimainkan di atas meja? Solusi pertama adalah menggunakan operator kamera, agar dia bisa mengubah sorot kamera ke bawah dan ke atas. Kedua, kamu bisa menggunakan dua kamera sekaligus.

Tips:

Jika kamu menggunakan aplikasi Zoom, penampil sebaiknya tidak menjadi host, melainkan orang lain. Gunakan dua kamera dan login ke Zoom dari dua perangkat. Jadi, host alias operator acara tinggal memindahkan sorotan tampilan di layar ketika pesulap sedang bicara dan memainkan triknya di meja.

5. Framing di Depan Kamera

Embed from Getty Images

Ini semua adalah tentang bagaimana memfokuskan kamera kepadamu. Ingat bahwa ini bukanlah rekaman video, jadi usahakan kamera tetap fokus pada apa yang seharusnya dilihat oleh penonton. 

Pengambilan gambar jarak dekat lebih disarankan daripada jarak jauh. Sebagai gambaran, framing yang bagus untuk bermain sulap virtual adalah, level mata berada pada 1/4 atau 1/2 dari atas layar. 

6. Mengatur Pencahayaan

Embed from Getty Images

Kamu tidak sedang tampil di sebuah acara TV yang memiliki tim pencahayaan profesional. Tetapi, pastikan semua yang ingin ditampilkan kepada penonton terlihat dengan jelas. Jangan sampai wajah kamu terlihat gelap atau malah membuat triknya tidak terlihat dari layar penonton.

Meski hanya bermain dari dalam kamar atau ruang kerja, pastikan kamera mendapat cahaya yang cukup. Jika lampu kamar tidak cukup, maka gunakan lampu tambahan dari sisi depan dan samping.

7. Jangan Terlalu Memikirkan Reaksi Penonton

Embed from Getty Images

Ingat bahwa kamu sedang tampil secara streaming, bukan di hadapan mereka langsung. Mereka mungkin tidak menunjukkan reaksi yang seharusnya karena sudah larut malam atau sudah mengantuk. Jangan terlalu memikirkan soal itu, dan tetap fokus pada permainan serta menghibur mereka.

Kesimpulan

Menjadi pesulap virtual seperti menjadi realitas baru dalam lingkup sulap di seluruh dunia. Ada kekurangan dan kelebihan tampil di depan penonton ‘live’ yang menyaksikan dari layar gadget. Ini akan jadi sebuah tantangan baru bagi para pesulap, sambil menunggu pandemi COVID-19 berakhir. Selamat mencoba!

One Comment on “7 Tips Jadi Pesulap Virtual di Masa Karantina”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *