Draf Aksi Berbahaya David Blaine yang Akhirnya Batal Dilakukan

david blaine

Sulap.info – Selain sebagai pesulap, nama David Blaine juga dikenal masyarakat dunia karena publicity stunt berbahayanya. Ia selalu mempertaruhkan nyawa setiap kali menjalankan aksinya selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Namun, tahukah kamu kalau ternyata ada satu pertunjukan berbahaya Blaine yang akhirnya batal dilakukan?

Perjalanan Publicity Stunt David Blaine

Seperti diketahui, pada September 2020 lalu Blaine melakukan publicity stunt terbarunya. Ini adalah pertama kali ia kembali muncul dengan ide gilanya setelah kurang lebih delapan tahun. 

Kali ini ia terbang di udara menggunakan belasan balon raksasa hingga ketinggian lebih dari 7 km di atas permukaan laut. Ia kemudian terjun bebas dan menggunakan parasut untuk mendarat.

Adapun aksinya itu bertajuk Ascension, yang ditayangkan secara langsung di YouTube pada hari H pelaksanaannya. 

Kembali ke masa awal kepopuleran David Blaine, publicity stunt pertamanya adalah pada tahun 1999. Saat itu Blaine dikubur hidup-hidup dan mampu bertahan hingga tujuh hari tujuh malam hanya dengan cairan.

Lalu di tahun-tahun berikutnya hingga 2020, Blaine telah melakukan sembilan publicity stunt lain yang menggemparkan dunia. Aksi-aksi tersebut yaitu:

  • Buried Alive (1999)
  • Frozen in Time (2000)
  • Vertigo (2002)
  • Above the Below (2003)
  • Drowned Alive (2006)
  • World Record (2008)
  • Dressed for Dinner (2009)
  • Bullet Catch (2010)
  • Electrified (2012)
  • Ascension (2020)

Aksi yang Terpaksa Ditunda

Di antara daftar aksi nekat pria 47 tahun, ada satu rancangan yang sengaja dilewatkan. Bahkan hal gila yang ingin dilakukan David Blaine ini tidak pernah benar-benar dipublikasikan secara resmi.

Draf yang dimaksud kembali muncul dalam sebuah unggahan pengguna Reddit di subreddit r/Magic pada 8 Oktober 2020. Pengunggah mengira bahwa itu adalah bocoran dari aksi Blaine selanjutnya. Namun setelah Info Sulap menelusuri lebih dalam, ternyata itu hanya draf aksi yang batal terwujud.

Nama publicity stunt tersebut adalah Atlantic Bottle Crossing. 

atlantic bottle crossing

Kamu pasti pernah tahu soal botol berisikan pesan yang kemudian dibuang ke laut. Botol tersebut akan terombang ambing di tengah laut sampai menemukan daratan. Aksi semacam itulah yang ingin dilakukan oleh Blaine.

Tak tanggung-tanggung, sang pesulap siap menghabiskan waktu selama delapan bulan untuk melintasi Atlantik, dari New York ke pantai di Eropa.

Adapun gambar desain aksi Blaine itu ditemukan di situs web Eloqui. Desainer mereka, Mark Stutzman memang membuat poster ilustrasi untuk semua publicity stunt Blaine.

Pada halaman portofolio Mark, desain itu tersusun secara berurutan dimulai dari aksi Buried Alive hingga Electrified. Namun setelah desain poster Electrified, terpampang jelas ada desain berjudul Atlantic Bottle Crossing.

Penyebab Aksi Dibatalkan

Dikutip dari The Guardian, Blaine sempat membahas tentang rencana tersebut sebelum melakukan aksi Electrified di tahun 2012. 

Ia mengonfirmasi penundaan perjalanan melintasi Atlantik menggunakan botol memanfaatkan arus teluk. Aksinya itu membutuhkan waktu berbulan-bulan, sementara saat itu kekasihnya, Alizee Guinochet, tengah hamil. 

Blaine pun tidak ingin aksi jangka panjangnya selama berbulan-bulan berdampak buruk padanya sebagai seorang ayah saat sang buah hati lahir.

Seharusnya aksi ini dilakukan sebelum Electrified pada sekitar tahun 2010. Fakta ini diungkap sendiri oleh David Blaine dalam sebuah artikel yang dimuat di majalah Esquire edisi Agustus 2010.

“Saya punya sebuah mimpi,” buka Blaine.

“Ketika membuka mata, saya melihat sekeliling dan saya sedang mengambang di lautan dalam botol. Saya menyadari itu harus dilakukan, menyeberangi Atlantik dengan sebuah botol. Itu adalah obsesi saya. 

“Saya bekerja dengan insinyur angkatan laut untuk merancang botol yang tidak akan membunuh saya,” katanya dalam artikel tersebut.

Sampai saat ini David Blaine belum angkat bicara lagi tentang rancangan yang pernah gagal terwujud itu. Namun setelah berhasil melayang dengan balon berkilo-kilometer jauhnya, mungkin ia masih akan melakukan aksi berbahaya lainnya. Apakah Atlantic Bottle Crossing berlanjut atau tidak masih menjadi misteri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *