Kritik Penampilan Handy Altan TGM GTV 14 Februari 2020

Sulap.infoHandy Altan merupakan salah satu peserta paling senior di The Great Magician GTV. Dia memiliki segudang pengalaman dan pernah mendapatkan penghargaan sulap internasional. Sayangnya, dia tak mampu bertahan di panggung TGM dan harus tereliminasi beberapa waktu lalu.

Pada 14 Februari lalu, TGM memberi kesempatan kedua bagi Handy Altan dan beberapa peserta lainnya yang telah tereliminasi untuk kembali ke kompetisi. Dalam episode tersebut, Handy membawakan permainan dengan cerita latar belakang yang cukup menyentuh dan menginspirasi. Meski demikian, saya melihat ada beberapa hal yang masih terasa kurang dari penampilannya.

Kritik Penampilan Handy Altan

Handy memulai sulapnya dengan memegang balon yang terikat di seutas tali. Kemudian ia memutuskan tali balon tersebut menjadi beberapa bagian, lalu menyambungnya kembali. Sampai pada tahap ini, masih tidak ada masalah. 

GTV/The Great Magician

Kemudian ia berjalan menuju tengah panggung, mengangkat kain kemudian menghilang dari hadapan penonton. Sebagai gantinya muncul anak kecil, yang mana di akhir permainan diketahui sebagai putranya. Setelah itu, tiba-tiba ia muncul di sisi lain panggung dan bermain sulap koin. Lalu apa yang kurang?

GTV/The Great Magician
GTV/The Great Magician

Pertama, penyampaian story telling Handy terdengar masih kurang mulus. Hal itu terbutkti dengan tutur katanya yang terkadang tersendat. Sangat terlihat konsentrasinya masih terpecah antara kecepatan tangannya dan ucapannya. Mungkin karena dia juga bermain bersama putranya yang duduk di sebelahnya.

Hal ini seketika langsung membuat penampilan di awal (trik menyambungkan benang) terlupakan dan tidak berkesinambungan. Padahal itu adalah efek yang sederhana, namun menarik.

Kedua, efeknya anti klimaks. Ia bercerita bahwa ia berasal dari keluarga yang tidak berkecukupan. Setelah mengenal sulap, ia mampu menemukan kehidupannya. Maka dari itu, ia senantiasa hendak melestarikan seni ini. Yang menjadi masalah adalah urutan efek yang disajikan. 

Pertama trik menyambungkan benang, kedua ia hilang dari panggung dan muncul anak kecil, ketiga dia bermain sulap koin. Sajian ini antiklimaks karena efek terbesar justru terjadi di tengah permainan, bukan di akhir. Kekaguman penonton menjadi berkurang, terutama saya. 

GTV/The Great Magician

Seharusnya ia menempatkan efek transformasi menjadi anak kecil di bagian terakhir. Dengan begitu, alurnya akan klimaks.

Yang menarik selanjutnya adalah komentar juri. Seakan-akan juri melupakan masalah klimaks tersebut. Komentar kecacatan klimaks pernah diungkapkan Deddy Corbuzier ketika berkomentar tentang permainan Limbad di The Master beberapa tahun lalu. 

Pada saat itu, tubuh Limbad disetrum dengan tegangan tinggi, kemudian ia hanya mencoba menyalakan lampu-lampu kecil dengan tangannya. Menurut Dedy itu alur yang terbalik, karena seharusnya efek klimaksnya adalah ketika limbad disetrum. 

Namun secara sajian dan manajemen panggung, Handy Altan menyuguhkannya dengan cukup bagus. 

2 Comments on “Kritik Penampilan Handy Altan TGM GTV 14 Februari 2020”

  1. Terima kasih kritiknya, saya terina menjadi masukan untuk saya.
    Mohon maaf apabila yg saya tampilkan ternyata mengecewakan, segera diperbaiki.
    Apapun itu alasannya, whatever done is done.
    No excuses.
    Tp saya open for discussion.
    Silahkan japri kalo mau ngobrol, diskusi, atau cuma menyampaikan pendapat.
    I’m open for all.

    Ig : @handyaltan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *