Sakit di Masa Kecil Antar Robby Bennet Menjadi Pesulap Sukses

robby bennet

Sulap.info – Pesulap profesional Robby Bennett pernah mengalami sakit yang membuatnya tidak bisa bersekolah selama dua tahun saat masih SD. Tetapi, siapa sangka ternyata kondisi tersebut justru menjadi berkah tersembunyi.

“Saya membersihkan alat sulap tua dan belajar beberapa trik,” kata pria 31 tahun itu. “Trik pertama yang saya pelajari adalah cara memotong seutas tali dan menyambungkannya kembali. Setelah itu, saya juga mencobanya dengan tali sepatu.”

Bennett mempelajari beberapa buku sulap untuk tahu lebih banyak trik sampai dia menjadi cukup ahli dalam seni ini. Meskipun, dia juga sering hanya terbaring di tempat tidur selama sakitnya. “Itu semua masalah yang berasal dari alergi makanan yang belum ditemukan,” katanya.

Setelah dua tahun, Bennet berangsur membaik dan dia mendaftar di sekolah menengah. Dia tidak mengikuti kegiatan olahraga seperti anak sebayanya. Melainkan lebih memilih berbisnis dengan menawarkan dirinya untuk melakukan pertunjukan sulap di tempat-tempat baru.

“Dalam sepakbola, saya hanya bisa mengenakan seragam dan menyambut tim lain saja,” katanya. “Saya tidak menyukai olahraga lain, jadi saya mengeluarkan buku telepon dan mulai menelepon banyak tempat untuk menanyakan apakah mereka mau mempekerjakan saya untuk melakukan pertunjukan sulap. 

“Saya melakukan bisnis ‘cold calling’ bahkan sebelum saya tahu apa itu cold calling.””

Pertunjukan Sulap Pertama pada Usia 12

Bennet menceritakan bahwa pertunjukan berbayar pertamanya adalah di sekolah Montessori, Clear Lake. Saat itu dia dibayar $75, yang mana sangat luar biasa untuk anak berusia 12 tahun. 

“Ketika aku sampai di rumah, ada pesan suara yang memintaku untuk kembali tampil.”

Pada usia 13, Bennett tampil di sebuah acara di George R. Brown Convention Center di Houston. Dia juga menjadi penghibur di acara pesta-pesta untuk General Electric dan Texas Home Builders Association.

Dalam pertunjukan bakat saat SMA, Bennett melakukan aksi yang cukup mendapat banyak sorotan saat itu. “Saya menusukkan 23 pedang ke seorang guru sains, dan saya memotong gadis menjadi tiga bagian, karena menjadi dua terlalu mudah. ​”


Pada 11-12 Januari lalu, Bennet mengadakan sebuah pertunjukan bertajuk “Anomaly”. Kisah tentang bagaimana Bennet belajar sulap saat dia sakit tersaji dalam bagian penutup di pertunjukan tersebut, kata asisten pesulapnya, Kayla Ashton. 

“Ini adalah akumulasi dari semua yang saya ingin lakukan sejak kecil,” katanya. “Saya membungkus semuanya dalam satu pertunjukan,” kata Bennet.

Sumber: www.chron.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *