Pesulap Veteran Simon Aronson Meninggal pada Usia 76 Tahun

simon aronson

Sulap.info – Simon Aronson adalah seorang pesulap dan mentalis yang ahli dalam trik kartu close-up. Dia juga melakukan aksi membaca pikiran bersama dengan istrinya, Virginia.

Di luar profesinya sebagai pesulap, Aronson menjalani karier sebagai pengacara selama bertahun-tahun dengan firma pusat kota Chicago yang saat itu dikenal sebagai Lord Bissell & Brook. Dia pensiun dari dunia hukum di usia 50-an untuk fokus pada sulap serta menulis buku tentang sulap.

“Dia adalah pengacara yang sangat bagus, tapi yang benar-benar dicintainya adalah sulap,” kata istrinya, yang akrab disapa Ginny.

Selama bertahun-tahun, Aronson sering melakukan pertemuan dengan tiga pesulap amatir di apartemennya di Lincoln Park untuk sesi diskusi. “Kami bertukar gagasan,” kata David Solomon. “Sejauh menjadi pencipta dan penemu (trik), Simon adalah pesulap kartu yang sangat cerdas, intelektual dan canggih.

“Dia dihormati karena ide-ide yang dia ciptakan – banyak dari materinya yang berhubungan dengan trik kartu close-up,” kata Solomon.

Penerus Ed Marlo

Aronson, 76, meninggal pada 10 Desember 2019 di Rumah Sakit St. Joseph di Chicago. Istrinya mengatakan penyebab kematiannya tidak diketahui. Pasangan itu telah tinggal di Lincoln Park sejak 1976.

Ia lahir pada tahun 1943 dan dibesarkan di Rye, New York. Aronson mulai tampil saat berusia 8 tahun, dan pernah mengatakan kepada Tribune pada tahun 2003 bahwa dia memulai semuanya dengan Mandrake the Magician set.

Dia datang ke Chicago pada awal 1960-an untuk melakukan studi dan mendapatkan pertama dari tiga gelarnya di Universitas Chicago. Dia melakukan pertunjukan sulap untuk membayar kuliahnya saat itu. 

Di situlah momen pertemuannya dengan Ed Marlo, yang menurut Solomon adalah pesulap kartu yang sangat dihormati dari Chicago. Marlo berada di pusat magic circle daerah Chicago. 

Setelah kematiannya pada tahun 1991, Aronson mulai menjadi tuan rumah pertemuan pesulap pada hari Sabtu di apartemennya. Acara tersebut diikuti sekelompok pesulap amatir dan di dalamnya termasuk Solomon, profesor filsafat University of Chicago David Finkelstein dan pengacara John Bannon.

Pertemuan biasanya termasuk makan siang di restoran terdekat dan kembali ke apartemen Aronson. Satu atau lebih peserta melakukan trik, diikuti oleh apa yang dikatakan Bannon sebagai kritik yang jujur.

Tujuannya, kata Bannon, adalah untuk membuat trik sulap yang bisa menipu orang biasa dan bahkan terkadang menipu pesulap lainnya.

Karyanya Sangat Menginspirasi

Istri Aronson juga bekerja sebagai pengacara. “Keajaiban membantu kedua karier kami,” katanya. “Klien menyukai orang-orang yang menarik.”

Aronson membuat beberapa buku dan DVD tentang sulap dan triknya sendiri. Karyanya terkenal karena gambar dan ketelitian dalam penjelasan triknya. Salah satu buku terbarunya adalah “Art Decko – Compositions with Cards,” yang dideskripsikan oleh situs webnya sebagai koleksi yang menampilkan ciri khasnya dari keajaiban sulap kartu.

“Simon berkata, ‘Ada perbedaan antara penonton yang tidak tahu bagaimana sesuatu dilakukan, dibandingkan dengan mengetahui bahwa itu tidak dapat dilakukan,’” kata Finkelstein.

“Simon Aronson sangat dihormati di dunia sulap dan sangat terkenal,” kata Stan Allen, mantan editor majalah Magic yang sekarang memproduksi konvensi tahunan, Magic Live, di Las Vegas. “Seringkali, kemajuan dalam dunia sulap datang melalui (karya) para amatir.”

“Dia ada di dalamnya untuk menciptakan sulap dan dibagikan kepada orang lain,” kata istrinya.

Sumber: www.chicagotribune.com

Tinggalkan Komentar